Jumat, 18 Maret 2016

Akibat Buruk bagi Tubuh yang Kekurangan Cairan (Dehidrasi)

Sebelumnya kami sudah membahas jangan sepelekan manfaat air putih , kita tahu bahwa air sangat berperan penting dalam hidup kita. Selanjutnya gak kalah penting untuk kita sama-sama ketahui bahwa ada  akibat buruk loh bagi tubuh yang kekurangan cairan (dehidrasi).  Dehidrasi adalah suatu kondisi di mana tubuh kita tidak memiliki cukup air untuk mendukung fungsi-fungsi kerja tubuh .
Hal yang sepele namun sangat membahayakan, kalimat itu sangat cocok untuk kasus dehidrasi ini. Banyak masyarakat yang mengabaikan rasa haus tersebut hingga menimbulkan dehidrasi pada dirinya. Padahal di dalam tubuh manusia hampir 80% kandungan didalamnya berupa cairan. Oleh karena itu apabila cairan yang berada di dalam tubuh tidak tercukupi secara optimal maka akan memberikan dampak yang serius bagi tubuh.

Inilah beberapa dampak buruk bagi tubuh yang kekurangan cairan (dehidrasi) .
1. Kelelahan
Air merupakan sumber energi yang cukup vital bagi tubuh seseorang. Dehidrasi dapat menyebabkan menurunnya aktivitas enzim dalam tubuh dan menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah.

 

2. Asma dan alergi
Saat seseorang mengalami dehidrasi, tubuhnya akan menghalangi organ yang berfungsi untuk mengatur keluar masuknya udara guna menjaga jumlah cairan yang tersimpan dalam tubuh. Selain itu, produksi histamin (bahan kimia yang akan dilepaskan selama reaksi alergi) juga akan meningkat.

 

3. Kolesterol meningkat
Saat tubuh mengalami dehidrasi, tubuh akan menghasilkan lebih banyak kolesterol guna mencegah berkurangnya kandungan air dalam sel-sel pada tubuh.

 

4. Masalah ginjal dan kandung kemih
Dalam tubuh yang mengalami dehidrasi, terdapat akumulasi jumlah racun dan asam yang dapat menyebabkan kondisi dimana bakteri dapat berkembang. Hal itulah nantinya yang membuat ginjal dan kandung kemih menjadi gampang terserang penyakit dan mengalami inflamasi.

 

5. Konstipasi
Ketika tubuh hanya memiliki cadangan air yang sedikit, otomatis organ tubuh yang membutuhkan cairab akan mengambil cairan tadi dari organ tubuh lain. Dengan jumlah cairan yang sedikit tersebut nantinya kotoran dalam tubuh tidak akan menuju saluran pembuangan secara normal dan inilah penyebab konstipasi terjadi.

 

6. Nyeri sendi
Dalam tubuh manusia terdapat sendi dan juga tulang rawan yang membutuhkan cukup cairan. Dan ketika tubuh mulai merasa dehidrasi, kekuatan tulang rawan akan mulai melemah dan sendi juga akan mulai merasa sakit dan nyeri.

 

7. Kegemukan
Saat tubuh mengalami dehidrasi, sel dalam tubuh akan mengalami kekurangan energi. Hal ini yang kemudian membuat seseorang cenderung lebih banyak makan, padahal sesungguhnya tubuh mereka haus.


8. Penuaan dini
Tubuh yang mengalami dehidrasi menyebabkan organ-organ di dalamnya mengalami penurunan performa. Salah satunya adalah organ yang paling besar, yaitu kulit yang nantinya akan mulai mengalami kerutan.


9. Masalah kulit
Terjadinya dehidrasi dapat menyebabkan racun dalam kulit tidak dapat disingkirkan dengan baik dan menyebabkan terjadinya masalah pada kulit, seperti halnya dermatitis dan proriasis, serta kerutan dan juga warna kulit menjadi tidak merata.


10.Tekanan darah tinggi
Ketika jumlah cairan tubuh terpenuhi, secara normal darah dalam tubuh akan mengandung sebanyak 92% cairan. Ketika dehidrasi melanda, darah dalam tubuh menjadi lebih kental dan menyebabkan sulitnya darah untuk mengalir dan hal ini menyebabkan naiknya tekanan darah.

 

11. Masalah pencernaan
Kurangnya jumlah cairan dalam tubuh dan mineral alkalin dalam tubuh yang nantinya dapat menimbulkan beberapa masalah pencernaan seperti sembelit atau konstipasi.


Sebenarnya masih banyak akibat buruk dari kurang minum, namun intinya kita harus segera mengubah pola kebiasaan yang menganggap sepele akan rasa haus. Sangat sedikit masyarakat yang sadar akan bahaya dari dehidrasi ini. Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan, minumlah sebelum haus menyerang, jangan biarkan rasa haus semakin menjadi hingga akhirnya dehidrasi.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar